Lakukan Cara Ini Saat Membuat Video Time Lapse

Lakukan Cara Ini Saat Membuat Video Time Lapse

Fotografi time lapse merupakan teknik unik pengambilan foto yang sedang digandrungi oleh banyak orang. Time Lapse adalah cara paling unik yang bisa dilakukan untuk melakukan perekaman pada perubahan objek foto maupun melakukan pengubahan pada video yang sedang dimainkan pada tempo yang tinggi. Hal ini memungkinkan tangkapan foto yang dilakukan selama berjam-jam untuk disatukan pada sebuah video dalam durasi beberapa menit saja. Hal inilah yang disebut sebagai efek dari time lapse.

Pada saat hendak melakukan pembuatan video time lapse ini, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, hal itu antara lain adalah:

1. Pahami konsepnya terlebih dahulu

Pahami konsepnya terlebih dahulu

Hal pertama yang harus Anda lakukan adalah memahami terlebih dahulu konsep dari time lapse yang hendak Anda buat. Pada dasarnya, setiap video akan mempunyai serangkaian foto, yaitu kisaran 24 sampai 30 frame per detiknya. Apabila video yang memiliki durasi 10 detik diambil pada 30fps. Hal ini berarti video tersebut akan membuat sebanyak 300 frame foto. Supaya dapat menciptakan efek dari time lapse ini, maka Anda hanya perlu mengurangi interval waktunya saja pada setiap shot maupun menyatukannya pada sebuah video.

2. Peralatan yang dibutuhkan

Peralatan yang dibutuhkan

Beberapa peralatan yang dibutuhkan untuk pembuatan video ini, salah satunya adalah kamera DSLR atau bisa juga menggunakan kamera smartphone. Sekalipun hasilnya, sudah barang tentu akan jauh lebih baik pada saat menggunakan DSLR, karena para penggunanya bisa memanfaatkan bagian pengaturan manual. Terutama di bagian pencahayaan serta fokus yang ada pada kamera DSLR.

3. Set interval waktu

Set interval waktu

Interval waktu juga perlu diperhatikan dengan baik pada saat hendak melakukan pembuatan video time lapse yang jauh lebih menarik. Interval waktu yang diatur secara ideal mampu melakukan penangkapan gambar pada pergerakan moment yang tepat. Misalnya saja, seperti interval waktu 1 detik yang dapat digunakan untuk melakukan perekaman lalu lintas maupun awan yang bergerak dengan cepat. Sementara untuk interval waktu 1 hingga 3 detik, kita dapat menggunakannya untuk melakukan perekaman matahari terbit, terbenam maupun bulan di garis cakrawala.

Perlu diketahui dengan baik, bahwa apabila jarak waktu semakin pendek yaitu jarak waktu antara foto yang dihasilkan, maka output videonya pun juga akan memiliki pergerakan yang jauh lebih mulus. Hal ini menjadi teknik yang membutuhkan eksperimen terlebih dahulu supaya bisa mendapatkan pergerakan objek secara halus di dalam video. Nah, untuk mendukung hal ini,  Anda bisa memanfaatkan cloud storage sebagai media penyimpanan sementara dari foto maupun video yang Anda hasilkan. Dan supaya kebutuhan internet dapat terpenuhi dengan baik, Anda bisa menggunakan modem Smartfren terbaru.

Leave a reply:

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Site Footer

Sliding Sidebar